Minggu, 07 November 2010

Deversifikasi Asap Cair Tempurung Kelapa pada Ikan Bandeng


Dewasa ini banyak sekali terjadi gangguan kesehatan pada masyarakat kita. Hal ini diindikasikan karna adanya kesalahan yang dilakukan masyarakat itu sendiri dalam mengolah dan mengawetkan bahan makanan yang dikonsumsi. Problematika mendasar pengolahan makanan yang dilakukan masyarakat lebih disebabkan budaya pengolahan sekaligus desakan ekonomi sehingga masalah pemenuhan kebutuhan dan pengolahan bahan pangan terabaikan.

Penggunaan formalin dan borak dibeberapa produk makanan seperti pada ikan, dengan berbagai dalih untuk menambah rasa dan keawetan makanan tanpa mempedulikan efek bahan yang digunakan terhadap kesehatan, merupakan kasus yang paling menyeruak dikalangan masyarakat saat ini. Hal ini mendorong diperlukannya berbagai cara pengolahan dan pengaweyan pangan yang dapat memberikan perlindungan terhadap pangan yang akan dikonsumsi.

Penggunaan asp cair merupakan salah satu alternatif pengolahan dan pengawetan pangan bercitarasa asap yang aman bagi kesehatan. Asap cair merupakan hasil pendinginan dan pencairan asap dari tempurung kelapa yang dibakar dalam tabung tertutup. Asap semula merupakan partikel padat didinginkan kemudian menjadi cair itu disebut dengan asap cair atau liquid smoke. Asap cair merupakan bahan pengawet yang memiliki fungsi sebagai penghambat perkembangan bakteri dan cukup aman bagi kesehatan.

Telah dilakukan penelitian pengawetan Ikan Bandeng (Chanos chanos fork) dengan menggunakan asap cair denagn berbagai konsentrasi 10%, 15%, 20% dan 25%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan asap cair terhadap tekstur, rasa, dan aroma pada Ikan Bandeng. Selain itu juga untuk mengetahui konsentrasi asap cair yang paling efektif untuk pengawetan ikan.

Jenis penelitian yang kami gunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data studi literatur, angket/kuisioner tertutup dan uji eksperimen. Angket disebarkan kepada 40 responden yang terdiri dari guru, karyawan dan siswa MAN Tambakberas Jombang. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh tingkat kesukaan terhadap kenampakan, aroma, rasa asap, tekstur dan keberadaan jamur pada Ikan Bandeng. Larutan asap cair yang paling efektif berdasarkan hasil penelitian uji organoleptik adalah pada larutan asap cair 10%. Hal ini dapat diketahui dari rasa asap yang enak dan gurih, serta aroma yang harum dan kuat.

Oleh sebab itu, jika dibandingkan dengan pengasapan tradisional lainnya, asap cair mempunyai beberapa kelebihan, di antaranya asap cair mudah diaplikasikan, produk yang dihasilkan mempunyai kenampakan seragam, ramah lingkungan dan konsentrasi asap yang berpengaruh pada rasa ikan atau daging asap dapat diatur sesuai selera.

Sabtu, 19 Juni 2010

nostalgila chuii...

eh gak kruoso neng ngarep komputer ngantek lecek..
ngopa-ngopi.. yo lek seng dikopi iku kopi tenanan..
lha iki???? waaaah,,,,, but


"Evrithing gonna be okey.."
ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha..


pancet..ae..
nang ndi-nang ndi koko yo sing di sawang pancet iku2 ae..
Li2.. bersatu chuii.. yeakhhhh,,,

ayo ngguyu!!! banter!!!
hehehehehe..
shiip... ^_^
chieh manise rek..

ok lah kalo begitu..

Kamis, 10 Juni 2010

motivasi

Islam yang dikehendaki musuh-musuhnya
adalah Islam yang tinggal ahlaq, tanpa jihad,
adalah Islam yang tinggal ibadah, tanpa syari'ah,
adalah Islam yang boleh menyinari rumah-tangga,
namun bukan industri atau niaga,
adalah Islam yang boleh ada di masjid dan mushola, tapi bukan kantor pemerintah dan swasta,
adalah Islam yang boleh bicara tentang akherat,
tapi tidak tentang cara melayani rakyat,
adalah Islam yang diamalkan para pertapa shufi,
dan bukan para umara' yang peduli,
bukan alim ulama’ yang hati-hati,
bukan kaum aghniya' yang zuhdi
bukan pula mujahidin yang tak takut mati.
Islam yang dikehendaki musuh-musuhnya
adalah Islam yang mengemis pada Barat,
bukan yang mampu menolong sendiri ummat,
di Bosnia, di Palestina, atau di Iraq,
di manapun ummat berkhidmat,
apalagi menolong dunia dari laknat,
future schock, disorientasi kehidupan,
kerusakan ekosistem, AIDS, narkoba,
dan kesewenang-wenangan kapitalis keparat.
Islam yang dikehendaki musuh-musuhnya
adalah Qur'an dibacakan di masjid dan arena tilawah,
bukan di sidang kabinet atau mahkamah,
adalah Qur'an disampaikan ke orang mati atau sekarat,
bukan pada orang hidup yang sehat,
adalah Qur'an diajarkan di madrasah dan pesantren,
bukan di sekolah bisnis yang keren,
Islam yang dikehendaki musuh-musuhnya
adalah Rasul sebagai panutan fatamorgana,
sedang selebriti kondang tetaplah idola,
bahkan terkadang Rasul pun sekedar,
tokoh historis yang juga bisa salah dan dosa.
Ya Allah, Islam seperti inikah yang kau janjikan sebagai rahmat bagi seluruh semesta?
Dan ummat seperti inikah yang Kau hadirkan sebagai yang terbaik ke tengah manusia?
(Wina, 1997)

BLOG Q INSPIRASIQ....
Myspace Layouts & CommentsMyspace Layouts @ JellyMuffin.com